Menembus Batas dan Sukses di Kancah Global
Lunar Parisa merupakan sosok yang memiliki pandangan jauh ke depan. Ketika memutuskan untuk menekuni bidang Teknologi Industri Pertanian, ia melihat potensi besar dalam memajukan industri pertanian Indonesia melalui penerapan teknologi modern.
Dengan visi tersebut, ia menjalani masa kuliah dengan penuh semangat, berusaha menyerap sebanyak mungkin ilmu dan keterampilan yang dapat ia terapkan di dunia kerja.
Pria kelahiran Bandung ini, merupakan alumni IPB University. Ia menempuh pendidikan di jurusan Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian.
Jurusan Teknologi Industri Pertanian mengajarkannya berbagai ilmu yang menunjang dunia pertanian. Di jurusan ini, ia mempelajari beragam teknologi modern yang secara khusus membantu perkembangan sektor pertanian.
Tujuannya adalah memajukan perekonomian Indonesia melalui industri pertanian yang didukung teknologi mutakhir.
Selama studi, Lunar mendalami berbagai teknologi modern seperti teknologi & manajemen pertanian, bioenergi, polimer, dan industri fermentasi.
Ketekunan Lunar dalam belajar selama kuliah mengantarkannya pada perjalanan karier yang gemilang.
Selain belajar, Lunar aktif diberbagai organisasi di kampus dan salah satunya pernah menjabat sebagai ketua HIMALOGIN (Himpunan Mahasiswa Teknologi Pertanian) period 1996-1997
Lunar memulai kariernya di PT Nestle Indonesia sejak 1998 di mana ia sukses bekerja selama hampir 13 tahun.
Pada periode 2002-2005, ia menjabat sebagai Buyer of Promotional Items. Kemudian, pada 2005-2007, ia naik jabatan menjadi Senior Buyer of Promotional and Packaging Items.
Selanjutnya, pada 2007-2009, ia menjabat sebagai Senior Strategic Buyer of Service and Indirect Materials. Pada 2009-2011, ia memegang posisi di Zone Asia, Oceania and Africa Procurement. Setelah satu dekade berkarier di PT Nestle Indonesia, Lunar memutuskan untuk mencari tantangan baru.
Lunar kemudian bergabung dengan PT Sari Husada Generasi Mahardika , di mana ia bekerja sebagai Sourcing and Supplier Development Manager dari Desember 2010 hingga Juli 2015. Di perusahaan ini, ia bertugas mengembangkan dan mengelola proses pengadaan barang dan jasa khususnya untuk penjualan dan pemasaran.
Pada 2015-2016, ia melanjutkan kariernya di Danone untuk cakupan PT Nutricia Indonesia & PT Sarihusada dengan posisi yang sama, yaitu Sourcing and Supplier Development Manager.
Saat bergabung dengan Danone, ia berhasil membawa perubahan signifikan dalam proses pengadaan dan pengembangan pemasok, yang berdampak positif pada kinerja perusahaan.
Tidak lama setelah itu, ia bergabung dengan Reckitt Benckiser group sebagai Procurement Manager, Non Production Spend, ASEAN, sejak 2016 dan kemudian menjadi Head of Indirect Procurement Commercial untuk cakupan PT Reckitt Benckiser Indonesia & PT Mead Johnson Indonesia hingga saat ini.
Di Reckitt Benckiser, Lunar menghadapi tantangan yang lebih besar lagi dengan lingkup regional ASEAN. Namun, dengan komitmennya yang tinggi, ia mampu mengelola berbagai aspek procurement dengan efektif.
Ia berupaya memastikan kelancaran operasional perusahaan, dan juga berkontribusi dalam menciptakan strategi pengadaan yang berkelanjutan dan efisien.
Ketelatenannya dalam menangani berbagai tanggung jawab membuatnya diakui sebagai salah satu profesional yang andal di industri ini.
Pengalamannya yang luas dan pemahamannya yang mendalam tentang teknologi dan manajemen menjadikannya sosok inspiratif bagi banyak orang, khususnya mereka yang ingin mengikuti jejaknya dalam dunia industri & perusahaan multinational.