Lily Ismiyati

Wujudkan Potensi, Bekerja dengan Hati 

Tak banyak yang mampu merangkai benang merah antara ilmu pangan, strategi operasional, dan transformasi digital dalam dunia bisnis. Namun, Lily Ismiyati membuktikan bahwa landasan akademik yang kuat dan ketekunan dalam bekerja dapat membuka jalan ke berbagai pencapaian karir yang luar biasa. 

Alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) angkatan 2000 ini kini menjabat sebagai Head of Operations di iCar Asia, perusahaan marketplace otomotif digital yang berada di bawah naungan CARSOME. Dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di berbagai perusahaan ternama, kisah Lily menjadi inspirasi bagi generasi muda alumni IPB.

Lily Ismiyati menempuh pendidikan di Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan IPB pada tahun 2000–2004 dan lulus dengan IPK 3.53. Semasa kuliah, ia dikenal aktif, baik di bidang akademik maupun organisasi. Prestasinya bukan hanya membanggakan dirinya sendiri, tetapi juga nama kampus. 

Beberapa pencapaian yang patut dicatat antara lain, Masuk dalam Top 5 Best Outstanding Student of IPB (2004), Juara Kedua Lomba Karya Tulis Mahasiswa IPB (2003), Pemenang Scientific Poster Competition di ajang PIMNAS (2004), Penerima Bogasari Nugraha Award, Toyota Astra Scholarship, dan Indofood Final Thesis Scholarship.

Kegiatan organisasi juga menjadi bagian penting dari perjalanan Lily. Ia pernah menjabat sebagai Head of Local Committee di International Association of Students in Agricultural and Related Sciences (IAAS-IPB), yang membentuk dasar kepemimpinannya sejak dini.

Setelah lulus, Lily mengawali karirnya di Fonterra sebagai Anlene BoneScan Nutritionist, di mana ia memimpin proyek brand activation edukatif tentang pentingnya kepadatan tulang, menjangkau lebih dari 30.000 orang di berbagai daerah.

Tak lama kemudian, ia menapaki dunia korporat bersama Johnson & Johnson Indonesia. Dalam hampir enam tahun pengabdiannya di sana, Lily mencetak sejumlah capaian luar biasa, seperti mengurangi beban kerja gudang hingga 50% dengan implementasi SAP Warehouse Management, meningkatkan akurasi Master Data hingga 99,84% melalui kolaborasi regional, menekan biaya transportasi 28% dan mempercepat waktu pengiriman 50% lewat sistem distribusi langsung dari pabrik ke jaringan distribusi.

Pengalaman ini membawanya ke dunia e-commerce bersama Berrybenka, di mana ia dipercaya sebagai Head of Operations dan Head of Private Label. Di perusahaan ini, Lily banyak membenahi sistem rantai pasok dan efisiensi operasional bisnis mode yang sangat dinamis.

Puncaknya adalah ketika ia bergabung dengan iCar Asia pada April 2018. Dalam peran strategisnya sebagai Head of Operations, Lily berkontribusi dalam mengintegrasikan operasional bisnis otomotif digital yang lintas negara. Ia mengawasi proses-proses utama mulai dari supply chain, customer experience, hingga teknologi logistik.

Yang menarik, meskipun kini ia bergerak di industri teknologi dan otomotif, latar belakang pendidikan Lily di bidang ilmu pangan tetap menjadi modal berpikir sistematis dan analitis. Hal ini juga diperkuat dengan pendidikannya di PPM School of Management dalam bidang administrasi bisnis.

Lily juga terus mengembangkan kompetensinya melalui berbagai sertifikasi internasional seperti Basic Supply Chain Management (BSCM) dan Master Planning of Resources (MPR) dari APICS.

Kisah Lily Ismiyati adalah cermin dari bagaimana alumni IPB mampu beradaptasi dan unggul di berbagai sektor, tidak terbatas pada bidang akademiknya. Perjalanan dari dunia pangan menuju ekosistem digital otomotif membuktikan bahwa keuletan, semangat belajar, dan kepemimpinan adalah kunci untuk terus bertumbuh.

Tinggalkan Komentar