Kukuh Galih Waskita

Sayap Dakwah Pengusaha Ayam Goreng Cepat Saji

PELUANG bisnis ayam goreng krispi cepat saji di Indonesia sangat memungkinkan diproduksi dari hulu hingga ke hilir. Selain bahan baku yang tersedia melimpah, pangsa pasar lokal yang cukup besar membuat prospek bisnis ini memiliki ketahanan yang cukup baik. Hal ini juga karena kebutuhan konsumsi makanan cepat saji, termasuk ayam, cukup tinggi setiap hari.

Mengusung konsep yang berbeda, drh Kukuh Galih Waskita merintis usaha ayam goreng krispi Dr Chicken pada 2013 di bawah bendera PT Dua Karya Berkah.

Sebagai owner, Kukuh ingin menyuguhkan mutu dan kualitas ayam yang lezat dengan berbagai macam varian menu olah serta cita rasa yang enak sesuai dengan tagline yang diusungnya: "Cita Rasa Ayam Sesungguhnya"

Berkonsep mudharabah, usaha Dr Chicken terintegrasi dengan Rumah Potong Unggas (RPU) yang dikelola dengan baik oleh Kukuh dan menghasilkan ayam yang sehat.

Bagi Kukuh, usaha ini juga diharapkan mampu mendorong kesejahteraan dan kemaslahatan. Karenanya, dari sayap bisnis ayam goreng krispi cepat saji ini, ia ikut andil berkontribusi dalam program Infaq Produktif untuk para santri penghafal Al-Qur'an.

Program Infaq Produktif ini merupakan salah satu terobosan cara infaq bagi para pemilik usaha agar tetap bisa menyisihkan sebagian keuntungannya demi dakwah dan pendidikan. Program yang digunakan ini bergantung pada komitmen yang dibangun pengusaha.

Dengan cara itulah, berinfaq menjadi tidak berat lagi dan terasa amat ringan.

Dr Chicken pada awalnya merupakan anak usaha dari PT. Hips Jaya yang bergerak di dunia perunggasan sejak tahun 2010.

Panjangnya pengalaman di dunia perunggasan mengukuhkan dokter hewan yang masuk tahun 2004 di Fakultas Kedokteran Hewan IPB University ini, terus bergerak ke bidang hilir perunggasan, dengan membangun RPU dan melahirkan produk Dr Chicken.

Dalam usaha perunggasan dari hulu hingga hilir, Kukuh menjadi Dirut Inti Pangan Berkah sejak tahun 2010. Perusahaan ini hingga sekarang menghasilkan ayam-ayam sehat dan berkualitas.

Ia juga menampuk jabatan sebagai Komisaris di PT Dua Karya Berkah sejak tahun 2015 hingga sekarang yang membawa sayap usahanya yaitu Dr Chicken, terbang tinggi.

Putra kedua dari empat bersaudara, pasangan Partono Hardi Sudarmo dan Ibu Khusnul Hidayah ini, juga merupakan Ketua Yayasan Al Bahjah Bogor dan bergiat bersama Lembaga Pengembangan Dakwah Al-Bahjah (LPD Al Bahjah) yang mengiringi perjalanan dakwah K.H. Yahya Zaenul Mu’arif atau akrab dikenal oleh masyarakat Indonesia dengan sebutan Buya Yahya.

Melalui kelembagaan itu, Kukuh berharap mampu turut serta menciptakan generasi Islami berbasis tahfiz Quran dengan berdirinya SMP Islam Qurani (SMPIQu) di kawasan Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor.

"Muatan kurikulumnya berupa lembaga pendidikan formal yang menggabungkan antara kurikulum umum kedinasan Kemendikbud, Tahfidzul Quran dan Madrasah Diniyah," ungkap Kukuh.

Di sekolah dengan konsep boarding school itu, dibangun program "entreurpreuner skill" melalui "market day santri", yaitu program ekstrakurikuler sebagai pembentukan karakter dan bakat santri dan warga lainnya.

Sebab itulah, ia lalu menjadi Founder CV Al Bahjah Food sejak tahun 2017 hingga sekarang yang melahirkan usaha AB Chicken. Usaha inilah yang memberikan sebagian keuntungannya yang didistribusikan bagi kepentingan dakwah di LPD Al Bahjah.

Pria yang dilahirkan di Jayapura pada Januari 1987 ini melalui proses kewirausahaannya yang cukup berliku. Namun berkat semangat berbagi dan strategi usaha yang diterapkan, Kukuh tegak berdiri dan bahkan mengembangkan beragam langkah lainnya.

Kukuh menyelesaikan jenjang pendidikan Sekolah Dasar pada tahun 1998 di SD Al-Ihsan Jayapura dan melanjutkan pendidikan ke SMPN 5 Jayapura hingga lulus pada tahun 2001.

Pendidikan SMU diselesaikan pada tahun 2004 di SMUN 1 Jayapura dan melanjutkan pendidikan di Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor IPB University melalui jalur Undangan Seleksi Masuk IPB (USMI) sebagai mahasiswa.

Semasa menjadi mahasiswa FKH IPB University, Kukuh aktif dalam kegiatan eksternal dan internal kampus yaitu Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) komisariat FKH IPB, HMI Cabang Bogor, dan organisasi kemahasiswaan sebagai wakil ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKH IPB periode 2006-2007. Ia juga pernah menjadi ketua umum UKM Futsal IPB periode 2007-2008.

Selepas lulus dari IPB University, ia tetap bergiat sebagai pembina Ikatan Mahasiswa Papua (IMAPA) Bogor, tercatat sebagai Pengurus Himpunan Alumni IPB University Periode 2022-2026, Ketua Dewan Pengawas Himpunan Alumni IPB University Papua Periode 2023-2027 dan Ketua Bidang Advokasi dan Humas IKA FKH IPB University Periode Periode 2023-2027.

Sejak 2017, Kukuh melanjutkan pendidikannya di Program Magister Ekonomi Syariah Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor dan berhasil merampungkannya di Tahun 2020. *

Tinggalkan Komentar