Teladan Kepemimpinan Masa Kini Majukan Pendidikan Tinggi
Dr. Ir. Iwan Taruna, M.Eng., IPM., ASEAN Eng., lahir di Jember pada Oktober 1969 dalam lingkungan keluarga Pandalungan yang bersahaja namun berprinsip kuat. Perpaduan darah Madura dari ayahnya dan Jawa dari ibunya membentuk karakter yang unik dalam dirinya; sosok yang tegas dan pekerja keras, namun tetap sabar serta bijaksana. Fondasi keilmuan dan integritasnya mulai terbangun kokoh saat ia menempuh pendidikan di Jurusan Mekanisasi Pertanian, IPB University pada tahun 1988. Kehidupan akademik di Bogor yang menuntut kemandirian tinggi menempa Iwan menjadi pribadi yang tangguh dan memiliki moralitas ilmuwan yang siap mengabdi bagi masyarakat luas.
Setelah menyelesaikan studinya di IPB pada awal 1993, sebuah titik balik terjadi dalam hidupnya. Wafatnya sang ayah hanya berselang lima bulan setelah wisuda memanggil jiwa sulungnya untuk kembali ke Jember demi mendampingi ibu dan ketiga adiknya. Di kota kelahirannya inilah, pada pertengahan 1994, ia memulai karier sebagai dosen di Jurusan Teknologi Pertanian Universitas Jember (UNEJ). Meski awalnya dianggap sebagai jalan untuk tetap dekat dengan keluarga, dedikasi terhadap dunia pendidikan perlahan tumbuh menjadi panggilan jiwa. Sembari meniti karier, Iwan terus memperkaya diri dengan meraih gelar Master dan Doctor of Engineering di bidang Post-Harvest and Food Process Engineering dari Asian Institute of Technology (AIT), Thailand.
Perjalanan manajerial Iwan Taruna di Universitas Jember menunjukkan grafik yang terus menanjak berkat aura kepemimpinannya yang visioner dan inklusif. Ia dipercaya menjabat sebagai Wakil Dekan Bidang Akademik (2005–2009), hingga menjadi salah satu dekan termuda saat memimpin Fakultas Teknologi Pertanian (2009–2013). Kepercayaan besar dari sivitas akademika mengantarkannya menduduki jabatan tertinggi sebagai Rektor Universitas Jember selama dua periode, yakni 2020–2024 dan 2024–2028. Di sela kesibukan birokrasi, ia tetap menjaga keseimbangan hidup sebagai seorang family man yang hangat serta menyalurkan minatnya dalam olahraga tenis dan musik sebagai pemain bas dalam grup band "Tendos".
Di bawah nakhoda Iwan Taruna, Universitas Jember mencatatkan berbagai lompatan prestasi yang monumental secara nasional maupun internasional. UNEJ berhasil menembus jajaran Times Higher Education (THE) World University Rankings dengan menempati peringkat ke-13 nasional pada tahun 2025—posisi tertinggi dalam sejarah universitas. Ia juga sukses membawa UNEJ bertransformasi menjadi PTN Badan Layanan Umum (BLU) dan kini tengah melangkah menuju PTN Berbadan Hukum (BH). Tak hanya itu, sekitar 18% program studi telah meraih akreditasi internasional, dan universitas berhasil meraih predikat "Badan Publik Informatif" selama dua tahun berturut-turut sebagai bukti transparansi dan akuntabilitas publik.
Capaian fisik dan layanan juga menjadi prioritasnya, terbukti dengan tuntasnya pembangunan Rumah Sakit Pendidikan UNEJ yang sempat tertunda sejak 2010 serta pembukaan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) pertama pada tahun 2024. Sebagai alumnus IPB yang bangga, Iwan tetap aktif dalam jejaring alumni dan berharap almamaternya terus menjadi pelopor inovasi pertanian yang relevan dengan tantangan zaman. Baginya, kepemimpinan adalah kerja kolektif yang berlandaskan harmoni, berpikir positif, dan belajar dari kesalahan demi membawa kemandirian serta keberlanjutan bagi bangsa Indonesia.