Ivan Armatias Herianto

Dedikasi Nyata Memimpin Pasar Pangan

Dalam lanskap industri Fast-Moving Consumer Goods (FMCG) dan foodservice di Indonesia, nama Ivan Armatias Herianto dikenal sebagai seorang pemimpin komersial yang tangguh, visioner, dan berwawasan luas. Sepanjang kariernya, ia tidak hanya berfokus pada pencapaian angka semata, melainkan juga menaruh gairah yang besar pada pengembangan potensi manusia serta penciptaan nilai yang berkelanjutan. Dengan spektrum keahlian yang mencakup penjualan, pemasaran, hingga penguasaan lintas kanal mulai dari General Trade, Modern Trade, Foodservice, hingga ranah digital, Ivan telah membuktikan kapasitasnya dalam menakhodai berbagai perusahaan multinasional dan nasional menuju gerbang kesuksesan. Ia fasih berkomunikasi dalam bahasa Inggris dan memiliki keahlian yang teruji dalam manajemen P&L negara, desain strategi Route to Market, pembangunan merek yang efisien, hingga implementasi manajemen tangkas yang tersertifikasi langsung oleh konsultan global terkemuka, Bain & Company.

Perjalanan impresif Ivan berakar dari latar belakang akademik yang sangat kuat di salah satu institusi pendidikan tinggi terkemuka di Indonesia. Ia menempuh pendidikan sarjana di Institut Pertanian Bogor pada program studi Food Science and Technology dalam kurun waktu 2003 hingga 2007. Menunjukkan dedikasi dan kecerdasan yang luar biasa sejak masa kuliah, Ivan berhasil lulus dengan predikat Cum Laude. Pemahaman mendalam tentang sains pangan ini menjadi modal berharga yang melandasi kepekaan bisnisnya di industri makanan dan konsumsi di kemudian hari.

Setahun setelah kelulusannya, tepatnya pada Maret 2008, Ivan memulai debut profesionalnya di perusahaan raksasa global, Unilever. Selama 2 tahun 7 bulan hingga September 2010, ia mengemban amanah sebagai Asst. Brand Manager yang berbasis di Jakarta. Di sini, Ivan bertanggung jawab penuh dalam mengelola dan mengaktifkan kanal segmen massal pada unit bisnis Unilever Foodservice yang menjadi fokus penetrasi baru untuk menyumbang pertumbuhan bagi unit Unilever Foodsolutions Indonesia. Selama periode ini, Ivan sukses membangun model bisnis yang menguntungkan baik bagi Unilever maupun distributor dalam menembus segmen pasar baru. Ia bertindak sebagai pemimpin proyek untuk dua agenda besar, yaitu proyek pengembangan model bisnis baru untuk bisnis pelayanan makanan segmen bawah pada Maret 2008 serta proyek Route to Market di Sumatera Selatan pada Juli 2010. Proyek pertama melibatkan penyusunan peta jalan strategis bisnis, profitabilitas kanal, penentuan strategi utama, pembangunan infrastruktur penjualan, distribusi, serta aktivasi kanal yang diuji coba di Bandung, Jakarta, Surabaya, dan Medan. Sementara itu, proyek kedua fokus pada pengembangan rencana dan strategi kanal segmen massal yang mencakup penganggaran, perkiraan penjualan, analisis keuangan, serta pemahaman mendalam tentang kebutuhan portofolio dan keunggulan uniknya. Berkat performa gemilang tersebut, pada Januari 2009, Ivan dianugerahi penghargaan Unilever Managing Director Award sekaligus terpilih sebagai Finalist of Young Marketing Award dari Marketing Magazine.

Langkah karier Ivan terus menanjak saat ia bergabung dengan Danone sebagai Trade Marketing Manager yang kini dikenal sebagai Channel & Category Manager pada September 2011 hingga Agustus 2012 di Jakarta. Dalam waktu 1 tahun tersebut, Ivan memegang tanggung jawab krusial dalam mengelola kanal General Trade serta merumuskan strategi kanal untuk membangun merek dan kategori di jalur tradisional. Misi utamanya adalah mempertahankan posisi kepemimpinan pangsa pasar dan mengimplementasikan wawasan pembeli ke dalam rencana aksi pemasaran nyata, khususnya untuk merek SGM pada kategori susu bubuk. Di Danone, ia juga dipercaya mengelola anggaran dan promosi perdagangan untuk kanal tradisional, mengawal peluncuran produk baru, serta bertindak sebagai manajer proyek untuk memperluas distribusi dan cakupan pasar bersama tim penjualan. Ia juga sukses mengawal penyebaran produk baru SGM Bunda di kanal Modern Trade seperti minimarket dan supermarket serta kanal tradisional dengan memastikan sinkronisasi pasokan dan permintaan yang tepat.

Setelah membekali diri dengan keahlian pemasaran tradisional yang matang, Ivan memutuskan untuk memperluas cakupan kepemimpinannya di bidang manajemen penjualan lapangan yang agresif dengan bergabung bersama PT HM Sampoerna Tbk selama 3 tahun 11 bulan. Ia mengawali kiprahnya di sana sebagai Marketing Field Development Manager selama 5 bulan dari Januari hingga Mei 2013, dengan tanggung jawab mengembangkan strategi zona melalui analisis komprehensif terhadap pasar, kanal, merek, serta distribusi, sekaligus memastikan kelancaran komunikasi dari kantor zona ke area. Sukses di posisi tersebut, ia dipromosikan menjadi Area Sales Manager selama 3 tahun 6 bulan dari Juni 2013 hingga November 2016. Berbasis di Jakarta, Ivan bertanggung jawab penuh dalam mengembangkan dan mengelola performa penjualan serta distribusi di beberapa area strategis, mulai dari Provinsi Bengkulu dan Linggau, hingga area Jakarta Timur, sebagian Bekasi, dan Bogor. Tugas utamanya adalah memastikan pengembangan merek dan membangun organisasi lapangan berdampak tinggi demi mendongkrak pertumbuhan volume dan pangsa pasar. Dedikasinya dalam membina tim diakui secara resmi ketika ia dianugerahi penghargaan People Development Award 2015 dari PT HM Sampoerna pada September 2015.

Selesai mengukir prestasi di industri tembakau, Ivan kembali ke industri pangan dengan bergabung bersama PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk untuk unit bisnis Belfoods Indonesia selama total masa bakti 2 tahun 3 bulan. Ia mengawali perannya sebagai Head of Trade Marketing dari November 2016 hingga Januari 2018 dengan fokus utama merancang dan mengelola kategori serta kanal bisnis secara nasional di jalur tradisional maupun modern. Kemampuannya yang eksepsional membuat Ivan dipromosikan menjadi Head of Channel and Sales Development untuk periode Januari 2018 hingga Januari 2019. Dalam posisi ini, ia bertanggung jawab atas implementasi strategi Route to Market berskala nasional, ekspansi cakupan pasar, akuisisi kanal baru melalui model bisnis yang inovatif, serta pembenahan manajemen distributor yang mencakup proses bisnis, ketentuan perdagangan, performa, hingga integrasi sistem. Di sinilah Ivan menajamkan kepakarannya dalam implementasi Agile Management pada kategori pangan beku yang tersertifikasi langsung oleh konsultan global Bain & Company.

Berbekal portofolio yang kaya dan pemahaman mendalam tentang pasar Indonesia, Ivan Armatias Herianto mencapai puncak kepemimpinan tertingginya saat dipercaya menjadi Country Manager di McCain Foods sejak tahun 2019 hingga sekarang, mencatatkan masa pengabdian yang kokoh selama 7 tahun 6 bulan. Sebagai nakhoda utama McCain Foods di Indonesia, Ivan memegang otoritas penuh terhadap pencapaian laporan laba rugi negara, baik dari segi pendapatan kotor maupun laba bersih, serta memimpin seluruh operasional dan penjualan lintas jalur di sektor foodservices dan ritel. Kepemimpinan Ivan diuji sekaligus terbukti tangguh ketika ia sukses menciptakan aliran pendapatan baru, memaksimalkan keuntungan, dan mengelola perubahan organisasi secara lincah di tengah situasi sulit selama pandemi COVID-19. Hingga saat ini, strategi besar yang ia jalankan meliputi desain dan implementasi strategi Route to Market di Indonesia, pembangunan merek yang efisien, eksekusi pemasaran lapangan yang unggul, manajemen peluncuran produk baru, serta optimalisasi investasi komersial. Ia juga sukses menerapkan kerja sama manufaktur lokal guna mendukung ambisi pertumbuhan global serta bertindak sebagai penasihat strategis perusahaan dalam mematangkan transisi kelembagaan McCain di Indonesia dari kantor perwakilan menjadi sebuah perusahaan berbadan hukum penuh atau Perseroan Terbatas. Melalui kombinasi keilmuan teknologi pangan, ketajaman analisis pasar, kelincahan taktis, serta kepemimpinan yang berpusat pada manusia, Ivan Armatias Herianto terus mengukuhkan dirinya sebagai tokoh komersial yang berpengaruh dan dihormati dalam industri FMCG nasional maupun global.

Tinggalkan Komentar