Jauh di Negeri Orang, Dekat di Hati Anak Indonesia
Lebih dari dua dekade menetap di Washington DC, Ina Nasution telah membangun karier cemerlang di bidang keuangan serta berkontribusi dalam berbagai inisiatif sosial. Dengan pengalaman luas dalam manajemen keuangan dan pengembangan organisasi, ia terus menunjukkan dedikasi untuk kesejahteraan masyarakat, baik di Amerika Serikat maupun Indonesia.
Ina menempuh pendidikan sarjana di Institut Pertanian Bogor (IPB) Angkatan 26 dan meraih gelar Sarjana Pertanian. Selama masa kuliah, ia aktif dalam berbagai organisasi, termasuk menjadi Co-Founder dan Wakil Direktur Nasional International Association of Agricultural Students (IAAS) Indonesia (1991-1994). Perannya dalam IAAS mencakup penggalangan dana, negosiasi hibah, serta koordinasi program yang berhasil mengirim mahasiswa ke berbagai institusi pertanian dan seminar di negara-negara Eropa.
Prestasinya selama berkuliah di IPB semakin diperkuat dengan terpilih sebagai Mahasiswa Berprestasi Fakultas Pertanian, sebuah penghargaan yang diberikan kepada tiga mahasiswa terbaik dari total 2.000 mahasiswa setiap tahunnya. Kriteria penilaiannya meliputi prestasi akademik, motivasi, integritas, serta kontribusi sosial.
Setelah menyelesaikan studi di IPB, Ina melanjutkan pendidikan ke PPM School of Management dan meraih gelar MBA di bidang Keuangan dan Pemasaran. Selama masa studinya, ia turut mendirikan dan menjadi Editor AZROEL Newsletter, buletin dari Angkatan WM-36. Ia kemudian memperdalam keahliannya di bidang keuangan dengan meraih gelar Master of Science di bidang Keuangan dari The George Washington University.
Saat ini, Ina menjabat sebagai Senior Cost Manager di CARE. Sebelumnya, selama lebih dari satu dekade, ia bekerja di DAI Global, LLC, di mana ia berperan dalam pengembangan lebih dari 150 proposal biaya dan berkontribusi terhadap proyek dengan total pendapatan sebesar $1,32 miliar. Pengalamannya juga mencakup peran sebagai Project Operations Specialist di Seed Trade Project, Zambia, serta Senior Finance and Administration Manager di The QED Group, LLC, yang mengelola kontrak USAID GH Tech senilai $64 juta.
Sebelumnya, ia juga pernah memegang berbagai posisi strategis di World Learning, Creative Associates International, Inc., dan IRIS Center, University of Maryland. Keahliannya mencakup perencanaan strategis, analisis sistem keuangan, manajemen anggaran, serta administrasi proyek skala besar di Amerika Serikat dan Indonesia.
Selain berkarier di bidang keuangan, Ina memiliki kepedulian tinggi terhadap pendidikan dan kesejahteraan anak-anak. Ia mendirikan dan saat ini menjabat sebagai Presiden dan Co-Founder, Hope 4 Our Children, sebuah organisasi nirlaba yang telah mendukung lebih dari 10.000 anak dari keluarga kurang mampu di Aceh, Sumatera Barat, Yogyakarta, dan Jakarta sejak 2005.
Di bidang pendidikan, Ina juga berperan sebagai Kepala Sekolah di IMAAM Madrasah Sunday School (IMSS), sebuah sekolah berbasis komunitas Muslim di Maryland yang didirikan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak Muslim. IMSS beroperasi dengan sistem berbasis relawan dan terus berkembang untuk memberikan layanan pendidikan berkualitas bagi komunitasnya.
Atas dedikasinya, Ina Nasution menerima penghargaan Diaspora dalam HA IPB Awards 2024, yang diberikan kepada alumni berprestasi atas kontribusinya dalam meningkatkan kesejahteraan anak-anak Indonesia.
Meskipun menetap di luar negeri, Ina tetap memiliki keterikatan erat dengan Indonesia dan terus berupaya memberikan dampak positif bagi masyarakat. Ia percaya bahwa tinggal di luar negeri semakin menumbuhkan rasa syukur dan memperkuat nilai-nilai kekerabatan serta solidaritas dengan tanah air.