Pengabdian di Garis Depan Kesehatan Hewan
Lahir di Kota Bogor pada 6 September 1978, Drh. Imron Suandy, MVPH., telah menorehkan perjalanan panjang dalam dunia kesehatan hewan di Indonesia. Sejak kecil, pendidikan dan lingkungan di Kota Hujan telah membentuknya menjadi sosok yang berkomitmen tinggi dalam bidangnya.
Perjalanan akademiknya dimulai dari SD Negeri Tanah Sareal 1 Kota Bogor, dilanjutkan ke SMP Negeri 8, dan kemudian SMA Negeri 7 Kota Bogor.
Kecintaannya terhadap dunia kesehatan hewan membawanya untuk melanjutkan studi di Institut Pertanian Bogor (IPB). Pendidikan tinggi diawali dengan meraih gelar D3 Teknisi Medis Veteriner pada 1999, kemudian melanjutkan ke S1 Kedokteran Hewan dan lulus pada 2003.
Gelar dokter hewan diraih dengan predikat cum laude setelah menyelesaikan pendidikan profesi Kedokteran Hewan IPB pada 2005. Tidak berhenti di situ, ia menerima beasiswa untuk menempuh pendidikan S2 di bidang Veterinary Public Health melalui Joint Degree Program di Chiang Mai University, Thailand, dan Freie University of Berlin, Jerman.
Karier profesionalnya dimulai sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) sejak 2006. Setahun kemudian, ia diangkat menjadi pejabat fungsional medik veteriner di Balai Pengujian Mutu Produk Peternakan (BPMPP-Bogor), Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian.
Pada 2013-2016, ia menjabat sebagai Kepala Seksi Pengujian Produk Hewan di Direktorat Kesehatan Masyarakat Veteriner dan Pascapanen. Dedikasi dan keahliannya dalam bidang keamanan produk hewan membawanya ke posisi Kepala Subdirektorat Pengawasan Keamanan Produk Hewan (PKPH) pada 2016-2018.
Dalam perjalanannya, tanggung jawab yang diemban semakin besar. Ia dipercaya sebagai Ketua Kelompok Substansi PKPH sebelum akhirnya dilantik menjadi Kepala Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Produk Hewan pada April 2024.
Sebelumnya, ia juga menjabat sebagai Kepala BPMSPH Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, hingga saat ini menjabat sebagai Direktur Kesehatan Hewan di lingkungan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Kementerian Pertanian.
Pengabdian dan kontribusinya dalam bidang kesehatan hewan diakui melalui berbagai penghargaan dan peran penting dalam organisasi internasional. Ia dianugerahi Satyalancana Karya Satya X Tahun dari Presiden RI sebagai bentuk apresiasi atas dedikasinya sebagai aparatur negara.
Di tingkat global, ia dipercaya sebagai WOAH focal point on food safety untuk Indonesia, serta WOAH focal point on AMR technical advisory group for Asia Pacific. Selain itu, ia juga berperan sebagai National Coordinator Program untuk kerja sama Dutch-Indonesia Food Security Live (DIFS Live) Program pada 2015-2018.
Kiprah dan kontribusinya yang luas dalam dunia kesehatan hewan tidak hanya berdampak pada pengembangan kebijakan nasional, tetapi juga memperkuat kerja sama internasional dalam menjaga keamanan pangan dan kesehatan hewan.