Mengabdi untuk Kesehatan Hewan Negeri
Alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) terus menunjukkan dedikasi dan kontribusi nyata dalam berbagai bidang. Salah satu figur inspiratif yang patut disorot adalah drh. Hendra Wibawa, M.Si., Ph.D., seorang Molecular Epidemiologist yang kini menjabat sebagai Direktur Kesehatan Hewan di Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Perjalanan karier dan dedikasinya dalam menjaga kesehatan hewan serta inovasi di bidangnya menjadikannya sosok yang patut dicontoh.
Perjalanan pendidikan drh. Hendra Wibawa adalah bukti komitmennya pada pengembangan ilmu pengetahuan. Setelah meraih gelar Doctor of Veterinary Medicine (DVM) dari Institut Pertanian Bogor (IPB) pada tahun 2000, ia melanjutkan studi Research Fellow di Miyazaki Public University pada tahun 1999-2000. Kecintaannya pada bidang veteriner membawanya meraih gelar Master of Science (MSi) dari Universitas Gadjah Mada (UGM) pada tahun 2005.
Tak berhenti di situ, semangatnya untuk terus belajar membawanya ke kancah internasional. Ia menyelesaikan program Doctor of Philosophy (PhD) di bidang Veterinary Sciences/Veterinary Clinical Sciences, General dari The University of Queensland pada tahun 2012. Disertasinya membahas aspek epidemiologi, patobiologi, dan biologi molekuler virus avian influenza patogenik tinggi pada bebek. Komitmennya pada penelitian semakin kuat dengan melanjutkan program Post-Doctoral in Veterinary Epidemiology di Universiteit Utrecht dari tahun 2015 hingga 2017.
Sebelum mengemban amanah sebagai Direktur Kesehatan Hewan, drh. Hendra Wibawa memiliki rekam jejak yang cemerlang sebagai Kepala Balai Besar Veteriner (BBV) Wates. Di bawah kepemimpinannya (Maret 2021 - Juni 2025), BBV Wates berkembang pesat, terutama dalam pengembangan layanan digital kesehatan hewan. Inovasi yang digagasnya bertujuan memperkuat deteksi dini, penanggulangan penyakit, dan memberikan pelayanan publik yang cepat, transparan, serta adaptif terhadap perkembangan zaman.
Salah satu fokus utama drh. Hendra Wibawa di BBV Wates adalah komitmen terhadap tata kelola yang bersih dan profesional. Hal ini ditunjukkan melalui sosialisasi Survei Penilaian Integritas (SPI) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta penandatanganan pakta integritas. Hasilnya, Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) pada triwulan kedua tahun 2025 menunjukkan capaian sangat memuaskan, yaitu 3,775 dari skala 4, mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan BBV Wates.
Untuk mengoptimalkan pelayanan di era digital, drh. Hendra Wibawa memperkenalkan dua sistem inovatif: SiDARA (Sistem Informasi dan Analisis Laboratorium) dan SIAP-PAK (Sistem Informasi dan Pemetaan Penyakit Hewan Konfirmatif). Sistem ini mempermudah akses data hasil uji laboratorium dari berbagai daerah secara daring dan real-time, memungkinkan pemantauan kesehatan hewan yang lebih akurat dan efisien, serta meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi wabah.
Sebagai seorang Coordinator of Influenza Virus Monitoring Network in Indonesia dari tahun 2014 hingga 2025, drh. Hendra Wibawa telah menunjukkan keahliannya dalam menghadapi tantangan kesehatan hewan berskala nasional. Pengalamannya sebagai Head of Molecular Diagnostics (Biotechnology) sejak tahun 2005 hingga 2021 juga membuktikan penguasaannya di bidang teknologi diagnostik.
Selain kiprahnya di pemerintahan, drh. Hendra Wibawa juga aktif dalam organisasi profesi. Ia dipercaya sebagai Ketua 1 Bidang Kesejahteraan, Sosial, Organisasi, dan Keanggotaan pada Pengurus Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia Cabang D.I. Yogyakarta periode 2023-2027.
Kini, dengan menjabat sebagai Direktur Kesehatan Hewan, drh. Hendra Wibawa terus melanjutkan dedikasinya dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan hewan di Indonesia. Peran ini sangat krusial mengingat pentingnya kesehatan hewan bagi ketersediaan pangan asal hewan yang berkelanjutan dan perlindungan peternak.
drh. Hendra Wibawa adalah contoh nyata alumni IPB yang terus berkarya, berinovasi, dan memberikan kontribusi signifikan bagi bangsa. Prestasinya di bidang kesehatan hewan, terutama dalam pemanfaatan teknologi digital, merupakan inspirasi bagi generasi muda untuk terus berinovasi dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.