Efriandika Pratama

Menaklukkan Ekosistem Perangkat Lunak Global

Efriandika Pratama adalah seorang profesional di bidang rekayasa perangkat lunak yang kini meniti karier cemerlang di kancah internasional. Sebagai VP of Software Engineering di JPMorgan Chase, Inggris, ia membawa pengalaman luas dalam seluruh siklus pengembangan perangkat lunak, mulai dari tahap konsep hingga pengiriman aplikasi generasi mendatang serta solusi yang dapat disesuaikan.

Keahlian teknisnya mencakup spektrum yang luas, mulai dari penguasaan JavaScript (Angular, React), Java (Spring Boot) yang kini mulai bermigrasi ke Kotlin, hingga pemahaman mendalam terhadap ekosistem Amazon Web Services (AWS) seperti EC2, S3, SNS, SES, SQS, RDS, Elastic Search, ECS, dan EKS.

Perjalanan akademis Efriandika dimulai di IPB University, di mana ia mengambil program Diploma Manajemen Informatika pada tahun 2009 hingga 2012 dengan IPK memuaskan, 3.60 dari 4.00. Selama di IPB, ia aktif dalam berbagai organisasi seperti BEM-J IPB, Departemen ICT, serta komunitas seni Music Agriculture X-Pression (MAX) dan FAMILI.

Dedikasinya di dunia pendidikan sudah terlihat sejak dini saat ia menjadi Asisten Dosen untuk mata kuliah Object Oriented Programming dan Database di kampus tersebut. Ia kemudian melanjutkan studi dan meraih gelar Sarjana Sistem Informasi dari Universitas Indonesia pada periode 2013 hingga 2015.

Karier profesionalnya diawali dengan semangat kewirausahaan dan eksplorasi teknis yang tinggi. Pada tahun 2011 hingga 2016, ia aktif sebagai Web Application Developer di Freelancer.com, memanfaatkan waktu luangnya untuk mendalami teknologi seperti Laravel, React, Redux, hingga Node.js dan PostgreSQL.

Di periode yang sama, tepatnya tahun 2014-2015, ia sempat mendirikan startup bernama Plopla. Proyek ini merupakan salah satu dari 15 tim terpilih dalam Indigo Incubator Program (2014) oleh Telkom Indonesia, di mana ia mengembangkan MVP menggunakan Groovy dan Elastic Search untuk fitur geolocation searching.

Efriandika kemudian memperkuat fundamental perbankannya di PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk selama lebih dari lima tahun. Dimulai dari program Officer Development Program (ODP) IT pada 2016, ia melesat menjadi Overseas, Treasury and Trade Finance App Dev Asst. Manager.

Di BNI, ia memimpin pengembangan sistem peringatan dini manajemen risiko untuk cabang luar negeri, merekayasa ulang sistem wealth management lama menjadi arsitektur microservices berbasis Kubernetes, serta memastikan kepatuhan IFRS 9 dalam perhitungan amortisasi obligasi. Keandalannya dalam mengelola algoritma dan struktur data selalu ia terapkan demi performa sistem yang optimal.

Kariernya terus menanjak saat ia bergabung dengan Allianz Life sebagai Frontend Developer, di mana ia memimpin tim kecil untuk rekayasa frontend aplikasi internal. Ia juga sempat menjabat sebagai Lead Software Engineer di Digital Spaces (2020-2021), memimpin tim dalam membangun platform baru menggunakan React, Kotlin, dan AWS. Sebelum berlabuh di JPMorgan Chase, ia sempat berkontribusi di Backbase sebagai Senior Frontend Engineer, fokus pada solusi Business Banking WebApp menggunakan Angular dan Typescript serta terlibat dalam migrasi proyek ke mono-repo NX.

Di JPMorgan Chase, Efriandika memulai perannya sebagai Senior Software Engineer pada April 2022 sebelum akhirnya dipromosikan menjadi VP of Software Engineering pada Januari 2025. Di bawah naungan tim Information Engineering - Corporate & Investment Banking, ia bertanggung jawab dalam pengembangan fitur yang skalabel, modernisasi aplikasi legacy, hingga standarisasi komponen UI. Tak hanya aspek teknis, ia juga berperan dalam sisi manajerial sebagai scrum master, mentor bagi rekan sejawat, serta panelis dalam proses rekrutmen perusahaan.

Di luar pekerjaan korporat, Efriandika memiliki jiwa sosial dan edukasi yang tinggi. Ia pernah menjadi instruktur untuk program Digital Talent Scholarship dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) di Universitas Indonesia pada 2020-2021. Sebagai seorang pembelajar cepat, ia terus mengeksplorasi teknologi terbaru seperti Docker, CI/CD, dan Data Engineering. Efriandika Pratama telah membuktikan dirinya sebagai insinyur perangkat lunak yang solutif, analitis, dan berpengaruh di industri teknologi global.

Tinggalkan Komentar