Srikandi Transformasi dan Kepemimpinan Berintegritas
Dhita Febrianty lahir di Bogor pada Februari 1974 dalam lingkungan keluarga keturunan Sunda–Padang yang hangat, religius, dan penuh disiplin. Sebagai anak bungsu dari empat bersaudara, Dhita tumbuh menjadi pribadi yang ramah, memiliki kasih sayang tinggi terhadap sesama, serta memiliki kepedulian besar pada makhluk hidup, yang tercermin dari kegemarannya merawat hewan jalanan sejak kecil. Karakter tangguh yang dimilikinya saat ini merupakan buah dari didikan tegas orang tuanya yang selalu menanamkan bahwa ilmu pengetahuan dan akhlak mulia adalah warisan paling berharga untuk menjadi pribadi terbaik. Semangat sosial dan bakat kepemimpinannya pun sudah mulai terasah sejak masa remaja, di mana ia aktif meluangkan waktu untuk memberikan les Bahasa Inggris bagi anak-anak di sekitar tempat tinggalnya.
Ketertarikan Dhita pada pengembangan diri membawanya menempuh pendidikan di Institut Pertanian Bogor (IPB) pada Jurusan Ekonomi Pertanian & Sumber Daya. Baginya, IPB bukan sekadar institusi pendidikan formal, melainkan sebuah 'sekolah kehidupan' yang menanamkan nilai-nilai perjuangan, kerja keras, dan tanggung jawab sosial yang mendalam. Pengalaman berharga sebagai asisten dosen, mengikuti program KKN, hingga menjalani praktik lapangan di PT Great Giant Pineapple, Lampung, menjadi fondasi kuat yang membentuk karakter profesionalnya. Hingga saat ini, IPB memiliki tempat istimewa di hatinya sebagai pijakan awal dalam membangun jaringan luas yang mendukung kesuksesan kariernya di masa depan.
Perjalanan profesional Dhita dimulai pada tahun 1996 di Strategic Business Unit (SBU) IMQ – Perum LKBN Antara, sebuah penyedia data finansial real-time. Selama 16 tahun dedikasinya, ia meniti karier dari level staf hingga manajer dengan membawa berbagai inovasi positif bagi perusahaan. Tantangan besar datang pada tahun 2012 ketika ia dipercaya menjabat sebagai Direktur Utama dalam proses spin-off SBU IMQ menjadi PT IMQ Multimedia Utama. Di bawah kepemimpinannya, perusahaan yang semula mengalami defisit berhasil bertransformasi menjadi entitas yang sehat dan berdaya saing melalui strategi pemasaran berbasis teknologi serta efisiensi struktur organisasi. Prestasi ini mengantarkannya ke posisi General Manager Komersial & Pengembangan Bisnis di induk perusahaan pada 2018, di mana ia berhasil memenangkan lelang terbuka penyediaan data keuangan di Kementerian Keuangan—sebuah pencapaian pertama dalam sejarah perusahaan.
Puncak karier Dhita dimulai pada tahun 2019 saat ia menerima mandat dari Menteri BUMN sebagai Direktur Keuangan, SDM & Manajemen Risiko di Perum Percetakan Negara Republik Indonesia (PNRI). Di posisi strategis ini, ia membuktikan kapasitasnya sebagai pemimpin transformasi dengan memimpin restrukturisasi keuangan berskala besar, meningkatkan kualitas laporan keuangan, dan memperkuat sistem keuangan terintegrasi. Di bidang SDM, ia melakukan reformasi menyeluruh melalui program unggulan E2TK (Efisiensi dan Efektivitas Tenaga Kerja) serta pengayaan talenta muda. Dhita meyakini filosofi “Seni dalam Memimpin”, yang menekankan pada keseimbangan antara ketegasan rasional dengan empati sosial, serta memastikan setiap kebijakan perusahaan selalu selaras dengan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG).
Di luar kesibukan korporasi, Dhita terus mengasah kompetensinya dengan meraih berbagai gelar sertifikasi profesional seperti CA, CPMA, ASEAN CPA, CHCD, CHRM, hingga CRMO, yang ia anggap sebagai bagian dari ibadah dan aktualisasi diri. Ia juga sangat aktif dalam organisasi profesional, menjabat sebagai Bendahara Forum Human Capital Indonesia (FHCI), Wakil Ketua Umum IAMI, serta Founder Srikandi BUMN. Untuk menjaga keseimbangan hidup, Dhita aktif dalam olahraga lari hingga tingkat Half Marathon dan menjabat sebagai Ketua CHRO Runners, serta menekuni hobi fotografi sosial. Atas segala kontribusinya, ia telah menerima berbagai penghargaan bergengsi, termasuk dinobatkan sebagai salah satu "Top 100 Alumni IPB Prominen 2025", sebuah apresiasi yang ia dedikasikan bagi semua pihak yang telah mendukung perjalanannya sebagai pemimpin perempuan yang bekerja dengan hati dan integritas.