Ahli Pemasaran yang Sukses Membangun Bisnis
David Tjokro merupakan sosok pemimpin bisnis yang memiliki rekam jejak panjang dalam dunia pemasaran berskala global. Sebagai seorang Senior Marketing Director, David telah malang melintang menakhodai berbagai fungsi pemasaran di level global, regional, hingga negara pada berbagai perusahaan multinasional blue-chip. Pengalamannya mencakup sektor industri yang sangat kompetitif, mulai dari FMCG, tembakau, minuman, hingga elektronik. Kekuatan utamanya terletak pada ketajaman bisnis (business acumen) serta semangat kewirausahaan yang berhasil membuktikan kemampuannya dalam memberikan hasil bisnis yang kuat, bahkan di pasar yang penuh tantangan dengan regulasi pemasaran yang sangat ketat.
Perjalanan akademis David menjadi landasan kuat bagi karier profesionalnya yang cemerlang. Ia mengawali pendidikan tingginya di Institut Pertanian Bogor (IPB) pada tahun 1985 dan berhasil meraih gelar Bachelor Degree di bidang Teknologi Pangan (Food Technology) pada tahun 1990. Fokus pada ilmu teknologi pangan ini memberikan dasar analitis yang kuat sebelum ia terjun sepenuhnya ke dunia manajemen bisnis. David kemudian melanjutkan studinya untuk meraih gelar MBA dari IPPM pada rentang tahun 1990-1991. Untuk semakin memperkokoh kompetensi globalnya, ia menempuh program MBA khusus untuk Philip Morris International Management SA di INSEAD pada periode 2002-2003. Kombinasi pendidikan dari institusi papan atas ini membentuk perspektif strategis David dalam mengelola merek-merek global dengan relevansi lokal yang kuat.
Karier profesionalnya di perusahaan multinasional dimulai dengan pencapaian luar biasa di Philip Morris International (2002-2006). Sebagai Manager International Brands di fungsi global, David bertanggung jawab atas merek Parliament dan Bond Street di seluruh dunia. Ia berhasil mengembangkan arsitektur merek global, posisi strategis, hingga materi promosi internasional. Salah satu prestasinya yang paling menonjol adalah pengembangan tiga kampanye global Parliament dan toolbox promosi pertama yang berhasil mengakselerasi pertumbuhan volume tahunan gabungan (CAG) dari 0,7% menjadi 6% pada periode 2003-2005.
Langkah besarnya berlanjut ke The Coca-Cola Company (2006-2010), di mana ia menjabat sebagai Marketing Director. Di sini, David memimpin strategi pemasaran jangka panjang yang mencakup inovasi produk, komunikasi konsumen, hingga kolaborasi erat dengan pihak bottler untuk strategi distribusi. David berhasil melakukan turnaround luar biasa; mengubah bisnis minuman berkarbonasi yang semula tumbuh negatif menjadi tumbuh positif secara konsisten sejak 2007 hingga 2009. Di bawah kepemimpinannya, Coca-Cola mencapai pertumbuhan volume dan laba tahunan gabungan (CAGR) tertinggi selama lima tahun pada 2009, serta mencatatkan pertumbuhan volume merek dagang Coca-Cola tertinggi dalam satu dekade di tahun 2008. Ia juga sukses meningkatkan bisnis minuman berkarbonasi tanpa gula hingga enam kali lipat hanya dalam waktu dua tahun.
Kehebatan David dalam dunia pemasaran kembali teruji saat ia bergabung dengan LG Electronics (2010-2012) sebagai Marketing Director. Ia bertanggung jawab atas seluruh unit bisnis, termasuk Home Entertainment, Home Appliances, AC, IT, dan Mobile Devices. Prestasi gemilangnya meliputi keberhasilan menjadikan LG Indonesia sebagai salah satu dari tiga unit bisnis dengan pertumbuhan tercepat di dunia pada tahun 2011. David juga meluncurkan kampanye pemasaran berbasis platform layanan pelanggan pertama yang menjadi praktik terbaik di Asia, serta membangun platform pemasaran digital dari nol hingga menjadi praktik pemasaran digital LG terbaik di dunia pada tahun 2011.
Setelah sempat berkiprah di Indonesia pada awal 2012, David kemudian pindah ke London untuk bergabung dengan British American Tobacco (BAT) selama hampir lima tahun. Ia mengemban tugas sebagai Brand Development Manager Dunhill untuk wilayah Asia Pasifik, di mana ia mengelola strategi global untuk pasar Indonesia, Duty Free Asia, hingga proyek kerja sama dengan China National Tobacco Corporation. Berkat tangan dinginnya, Dunhill menjadi merek internasional dengan kinerja terbaik dalam portofolio global BAT pada 2013. David kemudian dipromosikan menjadi Senior International Brand Manager Lucky Strike untuk wilayah Amerika di Globe House, London. Di sana, ia mengelola bisnis senilai lebih dari £2 miliar per tahun dan membawa wilayah Amerika mencapai pertumbuhan volume tertinggi serta pangsa pasar terbesar pada tahun 2015.
Sejak April 2017 hingga saat ini, David Tjokro membuktikan kapasitasnya sebagai seorang entrepreneur sejati dengan mendirikan dan memimpin ViRalX Ltd (Vape instruments Retail and Export) dan kemudian DistroVX Ltd di London, Inggris. ViRalX hadir dengan konsep unik menggabungkan produk vape dengan suasana kedai kopi di lokasi-lokasi premium London. Sementara itu, DistroVX yang didirikan pada 2020 berfokus pada bisnis grosir untuk memenuhi lonjakan permintaan ritel online selama masa lockdown di Inggris.
Hanya dalam waktu kurang dari tiga tahun, bisnis yang dibangunnya ini berhasil mencapai status menguntungkan dengan omzet mencapai ratusan ribu Poundsterling, bahkan hampir menyentuh £1 juta dalam tiga tahun pertama. David mampu menavigasi bisnisnya melewati badai pandemi Covid-19 melalui penyesuaian model bisnis, solusi kreatif, dan efisiensi biaya yang tepat sasaran. Setelah sukses membangun dan memantapkan bisnis mandirinya, kini David Tjokro siap untuk kembali menghadapi tantangan korporat besar dengan membawa perpaduan unik antara strategi pemasaran tingkat tinggi dan dorongan kewirausahaan yang telah teruji di berbagai kancah internasional.