Dedikasi di Balik Jembatan Impian Mahasiswa
Di era digital ini, akses informasi tentang pendidikan internasional semakin terbuka lebar. Budiarto, seorang alumni Biokimia IPB tahun 2015, memanfaatkan peluang ini untuk menciptakan sebuah jembatan yang menghubungkan pelajar Indonesia dengan universitas-universitas terkemuka di seluruh dunia. Berbekal pengalaman dan dua gelar magister dari Inggris, ia kini dikenal sebagai pendiri dan CEO Global Talent Education, sebuah konsultan pendidikan yang mengubah impian banyak pelajar menjadi kenyataan.
Perjalanan Budiarto bukanlah jalan lurus. Setelah lulus dari IPB dengan predikat sangat memuaskan, ia memulai kariernya di dunia korporat sebagai Junior Officer Development Program di salah satu perusahaan pembiayaan terbesar di Indonesia, FIFGroup. Di sana, ia mengasah kemampuan manajerial dan kepemimpinan hingga berhasil menduduki posisi Collection Head. Pengalamannya mengelola tim besar dan mencapai target yang ambisius menjadi modal berharga bagi karier profesionalnya.
Namun, semangatnya untuk terus berkembang membawanya pada tantangan baru. Ia memutuskan untuk melanjutkan studi di Inggris dan meraih dua gelar magister secara berurutan: Master of Business Administration (MBA) dan Master of Science (M.Sc) di bidang Entrepreneurship & Business Development dari Leeds Beckett University. Kedua gelar ini ia raih dengan hasil yang membanggakan, yaitu Merit dan Distinction.
Saat berada di Inggris, ia juga mengambil peran sebagai Assistant Restaurant General Manager di KFC, di mana ia berhasil mencetak rekor penjualan tertinggi dan meningkatkan pendapatan restoran. Pengalaman di industri makanan cepat saji ini, meski tampak berbeda, sebenarnya melatihnya untuk bekerja dalam lingkungan yang serba cepat, mengelola tim yang beragam, dan berfokus pada hasil.
Berbekal wawasan global dan pengalaman yang beragam, Budiarto melihat adanya celah untuk membantu lebih banyak pelajar Indonesia meraih impian kuliah di luar negeri. Pada Juni 2024, ia mendirikan Global Talent Education. Konsultan pendidikan ini hadir untuk menyederhanakan proses yang sering kali rumit—mulai dari memilih universitas, menyiapkan dokumen aplikasi, hingga mengurus visa.
Sebagai Founder & CEO, Budiarto membangun perusahaannya dari nol. Ia menyusun strategi bisnis, membangun tim yang solid, dan menjalin kemitraan dengan lebih dari 100 universitas di Inggris, AS, Australia, Kanada, dan Eropa. Salah satu inisiatifnya yang paling berdampak adalah meluncurkan platform mentorship yang menghubungkan para profesional Indonesia yang bekerja di Inggris dengan mahasiswa yang mencari bimbingan karier.
Kepemimpinan Budiarto tidak hanya terlihat di ranah profesional. Saat kuliah di IPB, ia pernah menjabat sebagai Ketua Pesta Sains Nasional 2014, sebuah proyek tahunan terbesar di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Di sana, ia memimpin tim untuk mengelola acara yang sukses besar. Pengalaman ini menunjukkan bahwa jiwa kepemimpinan dan kemampuannya untuk menggerakkan orang lain sudah terasah sejak bangku kuliah.
Kisah Budiarto adalah refleksi dari seorang individu yang terus belajar dan beradaptasi. Lulusan Biokimia IPB ini tidak hanya berhasil meniti karier cemerlang di luar negeri, melainkan juga menciptakan sebuah platform yang memberikan dampak nyata bagi generasi muda Indonesia. Melalui Global Talent Education, ia membuktikan bahwa latar belakang apa pun dapat menjadi fondasi untuk membangun masa depan yang cerah dan menjembatani aspirasi global.