Bambang Winarso

Memimpin Transformasi Digital dan Konsultasi Global

Dunia konsultasi teknologi dan manajemen di tingkat internasional menuntut adaptabilitas tinggi, pemahaman lintas budaya, serta visi strategis yang tajam. Sifat-sifat inilah yang melekat kuat dalam sosok Bambang Winarso, seorang pakar yang kini dikenal luas sebagai Industry SME (Subject Matter Expert) & Program Management. Meniti karier selama lebih dari 35 tahun, Bambang telah membangun reputasi kokoh di kawasan Asia dan global. Ia terbukti piawai memimpin proyek-proyek konsultasi berskala besar, merancang strategi ICT (Information and Communication Technology), hingga mengawal transformasi digital yang kompleks di berbagai sektor industri papan atas.

Kisah perjalanan profesional Bambang Winarso berakar dari latar belakang akademis yang solid. Ia menempuh pendidikan sekolah menengah atas di salah satu sekolah terkemuka, SMA 8 Jakarta, pada tahun 1982 hingga 1985. Setelah lulus, ia melanjutkan studi ke jenjang pendidikan tinggi di Bogor Agriculture University (Institut Pertanian Bogor) dari tahun 1985 hingga 1989. Di kampus tersebut, ia meraih gelar Bachelor’s Degree dengan mengambil jurusan Agricultural Technology/Engineering, serta secara spesifik mendalami program studi System & Analysis pada departemen Agriculture Engineering.

Semasa kuliah, Bambang tidak hanya berfokus pada bidang akademik, melainkan juga sangat aktif dalam organisasi dan kegiatan sosial. Dedikasinya terlihat dari berbagai peran penting yang diembannya, mulai dari menjadi Sekretaris Asosiasi Mahasiswa (Secretary of Student Association), anggota paduan suara universitas (Member of University Choir), Ketua Klub Sistem & Analisis Teknik Pertanian (Head of System & Analysis Club of Agriculture Engineering), hingga dipercaya sebagai Kepala Laboratorium Komputer (Head of Computer Lab). Pengalaman mengelola laboratorium dan klub sistem analisis ini menjadi fondasi awal yang kuat bagi ketertarikan dan keahliannya di bidang teknologi informasi.

Setelah menyelesaikan studinya, Bambang mengawali langkah pertamanya di dunia kerja profesional dengan bergabung di Srimurni Megakom, tempat ia mendedikasikan kemampuannya sebagai seorang System Analyst & Lecturer. Pengalaman awal ini memperdalam pemahaman teknisnya sebelum akhirnya ia direkrut oleh salah satu konglomerat terbesar di Indonesia, PT. Astra International. Bekerja di Astra selama delapan tahun (1990–1998), Bambang berhasil menapak karier hingga menduduki posisi strategis sebagai Senior Manager - Corporate IT. Di sinilah ia menempa keahliannya dalam mengelola infrastruktur IT korporasi berskala masif dan menyelaraskan kebutuhan bisnis dengan solusi teknologi penunjang.

Keberhasilan di Astra International menjadi batu loncatan bagi Bambang untuk memulai karier internasionalnya. Pada tahun 1998, ia hijrah ke Singapura dan bergabung dengan firma penasihat global terkemuka, PricewaterhouseCoopers (PwC) Singapore, sebagai Principal Consultant. Selama empat tahun hingga tahun 2002, ia memimpin berbagai inisiatif konsultasi strategis di tingkat regional. Ketika lini bisnis konsultasi PwC diakuisisi oleh IBM, Bambang bertransisi ke IBM Consulting Services di Singapura dengan peran baru sebagai Managing Consultant. Dedikasinya di IBM ditandai dengan serangkaian penugasan penting (tour of duty) lintas negara di Asia Tenggara. Ia tercatat mengemban tugas sebagai Managing Consultant di IBM Consulting - Singapore (2002–2004), IBM Consulting - Indonesia (2005–2006), dan IBM Consulting - Malaysia (2007–2009).

Reputasi kepemimpinannya yang kuat menarik perhatian ABeam Consulting, firma konsultasi global terkemuka yang berakar dari Deloitte Japan. Bambang direkrut untuk menakhodai ekspansi bisnis mereka di Asia Tenggara. Ia menjabat sebagai Managing Director di ABeam Consulting Malaysia untuk mengelola bisnis konsultasi di negara tersebut, sekaligus dipercaya membuka dan memimpin praktik baru di Indonesia. Kiprahnya di ABeam Consulting Indonesia berlangsung selama total 4 tahun 2 bulan, yang terbagi dalam dua periode kepemimpinan penting, yaitu dari Mei 2009 hingga Maret 2011, serta dilanjutkan dari April 2011 hingga Juni 2013.

Berbekal jaringan yang luas dan pengalaman matang di korporasi multinasional, Bambang memutuskan untuk merambah dunia kewirausahaan dengan mendirikan firma konsultasi manajemen butik miliknya sendiri, bernama Aszenda Global. Mengemban amanah sebagai Group Chief Executive Officer (CEO) selama lebih dari satu dekade (Juli 2013–Oktober 2023), ia sukses mengembangkan operasional Aszenda Global di dua negara sekaligus, yakni Malaysia dan Indonesia, guna menyediakan solusi bisnis inovatif bagi para kliennya. Setelah sukses membesarkan firma tersebut, magnet industri mempertemukannya kembali dengan tempat lamanya. Sejak Februari 2022, Bambang kembali bergabung dengan IBM Singapura (rejoin) sebagai SME & Prog. Mgt. Hingga saat ini, ia mengabdikan keahliannya untuk membantu mengelola proyek-proyek strategis global serta menangani akun-akun klien berskala besar milik IBM di Singapura.

Sepanjang perjalanan kariernya yang luar biasa, Bambang Winarso telah mengumpulkan pengalaman kerja yang sangat ekstensif di lingkungan organisasi matriks dan lintas budaya (cross-culture). Keahliannya telah diterapkan di berbagai negara perwakilan, mulai dari Indonesia, Singapura, Taiwan, Hong Kong, China, Malaysia, hingga Thailand, ditambah dengan penugasan jangka pendek (short assignment) di Australia, Eropa, dan Amerika Serikat (USA). Cakupan industri yang pernah ditanganinya pun sangat impresif dan mencakup hampir seluruh sektor utama ekonomi, seperti Retail, Media, Fintech, Healthcare, Automotive, Telekomunikasi (Telco), Transportasi & Logistik, FMCG/CPG, Minyak & Gas (Oil & Gas), Hi-Tech, Distribusi, Manufaktur Umum (General Manufacturing), hingga Badan Usaha Milik Negara (State-Owned Enterprise).

Secara teknis dan strategis, Bambang menguasai kompetensi inti yang sangat komprehensif, bertindak layaknya jembatan antara visi eksekutif tinggi (CEO, CIO, CTO) dengan eksekusi operasional. Keahlian utamanya meliputi Strategic Management, General Management, Digital Transformation, dan Digital Business. Ia sangat ahli dalam mengawal ICT Transformation & Strategy, ICT Operation, serta Project Management. Dalam domain Enterprise Resource Planning (ERP), kapabilitasnya mencakup ERP Planning, ERP Implementation, ERP Global/Regional Rollout, ERP Support, hingga adopsi teknologi terbaru seperti SAP RISE Private Cloud. Selain itu, ia juga piawai dalam Business Process Re-engineering, IT Application Development, pengembangan solusi berbasis Web/Mobile, Supply Chain Management, Human Capital Management, serta aktivitas Pre-sales dan pembinaan hubungan pelanggan (Client Relationship).

Daftar keahlian spesifik yang dikuasainya pun sangat panjang dan diakui secara industri, meliputi: Business Transformation, SAP R/3, ERP, SAP, Management Consulting, Business Process, IT Strategy, SAP BW, Pre-sales, Integration, Data Migration, Business Process Improvement, Project Management, SAP Netweaver, SAP ERP, SAP Implementation, Management, Solution Architecture, Business Intelligence, Business Process Design, Business Analysis, Master Data Management, PMO (Project Management Office), Business Process Re-engineering, Requirements Analysis, Project Portfolio Management, Consulting, IT Management, Governance, Outsourcing Strategy, Business Development, berbagai varian SAP Products, hingga sistem mutakhir SAP S/4HANA. Rekam jejak panjang ini menegaskan posisi Bambang Winarso sebagai salah satu tokoh konsultan manajemen dan teknologi informasi yang paling berpengaruh dan dihormati di kawasan Asia.

Tinggalkan Komentar